Cara Merawat Rambut Smoothing agar Sehat

Ingin memiliki rambut yang lurus dan mudah diatur? Anda bisa mendapatkannya dengan melakukan smoothing. Metode ini menghasilkan rambut yang tampak lurus alami karena mempertahankan bentuk yang terkesan alami. Smoothing berbeda dengan rebonding yang meluruskan rambut secara total. Tentunya, metode smoothing membutuhkan perawatan yang tepat agar bisa bertahan lama. Mari kita simak 10 cara merawat rambut smoothing berikut ini.
1. Setelah Melakukan Smoothing, Jangan Langsung Keramas
Metode smoothing adalah salah satu metode pelurusan rambut dengan menggunakan obat pelurus yang mengandung protein atau keratin. Cairan tersebut diaplikasikan pada rambut sebelum menggunakan flat iron atau alat pelurus rambut. Jika langsung keramas setelah smoothing, obat pelurusnya akan luntur. Akibatnya, hasil akhir menjadi kurang maksimal. Sangat disayangkan bukan? Supaya hal itu tidak terjadi, biarkan obat meresap ke dalam rambut dengan baik selama beberapa hari.
Anda baru boleh keramas 3 – 4 hari setelah smoothing. Selama menunggu, rambut bisa terlihat lepek. Hal itu cukup mengganggu jika Anda harus beraktivitas di luar rumah. Bagaimana cara mengakalinya? Caranya yaitu dengan memilih waktu smoothing yang tepat, misalnya saat mendekati akhir pekan. Anda bisa melakukan smoothing pada hari Jumat, beristirahat di rumah sepanjang akhir pekan, lalu keramas pada hari Senin.
2. Jangan Keramas Setiap Hari
Setelah dismoothing, biasanya rambut menjadi lebih kering. Kondisi itu akan makin parah jika Anda keramas setiap hari. Terlalu sering keramas bisa membuat rambut kehilangan kelembapan alaminya. Akibatnya tidak hanya kering, rambut pun cenderung kusam. Bagaimana cara mengatasinya? Anda cukup keramas dua hari sekali. Jika menerapkan cara merawat rambut smoothing ini, rambut akan tetap sehat.
3. Gunakan Conditioner Setelah Keramas
Selain memakai sampo, Anda perlu menggunakan conditioner untuk merawat rambut. Bagaimana caranya? Pertama-tama, keramaslah seperti biasa dengan sampo. Basahi rambut dengan air sebelum menuangkan sampo, lalu pijat hingga merata. Bilas rambut dengan air sampai bersih. Setelah itu, biarkan rambut hingga setengah kering. Barulah Anda bisa mengoleskan conditioner supaya rambut lebih halus dan lembut.
Jangan lupa, penggunaan conditioner berbeda dengan sampo. Saat memakai sampo, Anda harus meratakannya dari kulit kepala, batang rambut, hingga ujung rambut. Namun, jangan gunakan conditioner pada kulit kepala ya. Anda hanya boleh mengoleskan conditioner dari batang ke ujung rambut karena conditioner bisa membuat kulit kepala gatal-gatal dan mudah berketombe.
4. Pakai Masker Rambut secara Rutin
Ada cara merawat rambut smoothing yang tidak boleh ketinggalan, yaitu memakai masker rambut. Produk tersebut mengandung vitamin dan nutrisi yang sangat penting. Apa perbedaannya dengan conditioner? Masker rambut tidak perlu dipakai setiap kali keramas, tetapi hanya sebulan sekali. Jika ingin hasil yang maksimal, gunakan seminggu sekali. Rambut akan sehat, kuat, dan tidak mudah rontok.
Tersedia berbagai jenis masker rambut yang bisa dipilih. Jika ingin praktis, Anda bisa membelinya langsung di toko. Bagaimana jika ingin lebih hemat? Buat saja masker sendiri. Bahan utamanya bisa berupa alpukat, lidah buaya, susu, dan sebagainya. Sebagai contoh, untuk membuat masker alpukat maka Anda hanya perlu menghaluskan buah itu lalu mencampurnya dengan madu. Oleskan masker ke rambut, tunggu 30 menit, lalu bilas.
5. Keringkan Rambut secara Alami tanpa Hair Dryer
Suhu hair dryer yang tinggi akan membuat rambut menjadi kering. Jika diterapkan pada rambut yang dismoothing, tentu membuatnya mudah rusak. Sebaiknya Anda mengeringkan rambut secara alami saja. Setelah selesai keramas, tekan-tekan rambut dengan handuk bersih dengan lembut sampai airnya terserap. Hindari menggosoknya dengan kasar. Biarkan rambut kering dengan sendirinya. Jika menerapkan cara merawat rambut smoothing ini, kelembapan dan kehalusan rambut akan terjaga.
6. Jangan Lupa Melakukan Trim Rambut
Apa itu trim rambut? Banyak orang yang belum memahami cara merawat rambut smoothing ini. Trim adalah metode memotong ujung-ujung rambut yang rusak. Setelah melakukan smoothing, rambut memang lebih rawan bercabang, rontok, dan patah. Jika dibiarkan begitu saja, kerusakannya akan menular ke jaringan rambut yang sehat. Bagaimana cara mengatasinya? Lakukanlah trimming secara berkala.
Jika ingin memperoleh hasil maksimal, sebaiknya Anda melakukan trimming di salon. Kapster salon akan memotong ujung-ujung rambut yang rusak. Jadi Anda tidak perlu khawatir, kerusakannya akan berhenti sampai di sana. Jaringan rambut yang belum rusak akan tumbuh dengan sehat dan kuat.
7. Usahakan Memakai Sisir Kayu Bergigi Renggang
Sepintas, pemilihan sisir terlihat sepele, tetapi bisa berdampak cukup signifikan pada kesehatan rambut Anda. Sebaiknya Anda tidak memilih sisir berbahan plastik. Jika digunakan pada rambut, sisir itu bisa menghasilkan listrik statis yang akan merusak rambut. Lebih baik pilihlah sisir yang terbuat dari kayu. Selain bebas dari listrik statis, bahannya yang kuat juga membuat tahan lama. Hal itu berbeda dengan sisir plastik yang mudah patah dan rusak.
Selain pemilihan bahan, Anda juga harus memperhatikan pemilihan model sisir. Pilihlah sisir yang bergigi renggang. Saat menggunakannya, rambut akan rapi dan tidak mudah rontok. Efeknya berbeda dengan sisir yang bergerigi rapat yang bisa membuat rambut Anda tertarik kencang, bahkan rontok dan patah. Jadi, pilihlah sisir yang memiliki gigi jarang.
8. Hindari Mengikat Rambut Terlalu Sering
Sebagian orang yang berambut panjang cenderung mengikat rambutnya supaya lebih praktis. Tahukah Anda bahwa cara itu bisa berdampak buruk bagi kesehatan rambut, terutama rambut yang baru saja dismoothing? Jika terlalu sering mengikatnya, rambut akan mudah patah. Tidak hanya itu, rambut yang sudah dismoothing akan lebih cepat kembali ke bentuk asalnya. Hasil smoothing bisa bertahan beberapa bulan tergantung metode dan kualitas obatnya, tapi jangka waktu itu akan memendek jika Anda terlalu sering mengikat rambut.
Supaya kualitas rambut bertahan lama, Anda perlu menerapkan cara merawat rambut smoothing dengan mengikat rambut seperlunya saja. Pilih ikat rambut yang terbuat dari kain yang halus dan lembut. Hindari memakai ikat rambut yang terbuat dari kulit atau plastik, sebab bisa membuat rambut lebih tertekan sehingga cepat rusak.
9. Batasi Penggunaan Alat Pelurus Rambut
Untuk mempertahankan kelurusan rambut, Anda memang perlu meluruskannya dengan alat pelurus rambut. Namun, jangan lakukan pelurusan terlalu sering, sebab bisa membuat rambut kering dan rusak. Suhu alat pelurus rambut yang cenderung tinggi akan menghilangkan kelembapan alami rambut. Lebih baik gunakan seperlunya saja saat hendak menghadiri momen-momen penting.
10. Tunda Beberapa Bulan Jika Ingin Mewarnai Rambut
Saat mewarnai rambut, maka rambut Anda akan terpapar beragam zat kimia. Proses itu bisa berakibat buruk pada rambut, terutama jika baru saja dismoothing. Jumlah zat kimia pada rambut akan berlipat ganda sehingga membuatnya kering, patah, dan rontok. Jika ingin mewarnainya, tunggulah minimal 3 bulan setelah smoothing.
Begitulah 10 cara merawat rambut smoothing yang efektif. Ingatlah hal-hal yang harus dilakukan dan hindari hal yang tidak boleh dilakukan. Terapkanlah dengan benar supaya kualitas smoothing pada rambut bertahan lama. Selamat mencoba ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *